f Puskesmas Kesamben Ngoroㅤ: Puskesmas

-->

Halaman

Tampilkan postingan dengan label Puskesmas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puskesmas. Tampilkan semua postingan

Kegiatan Posyandu Remaja Puskesmas Kesamben Ngoro



Kegiatan Posyandu remaja merupakan salah satu kegiatan Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (remaja) kegiatan dilakukan untuk memantau kesehatan remaja dengan melibatkan remaja itu sendiri. Tak hanya itu, posyandu remaja juga merupakan tempat untuk pemberian informasi kesehatan maupun informasi penting lainnya kepada remaja secara rutin setiap bulannya.



Posyandu remaja terintegrasi adalah kegiatan sosial dasar keluarga dalam aspek pemantauan. Dalam pelaksanaannya dilakukan secara koordinatif dan integratif serta saling memperkuat antar kegiatan dan program untul kelangsungan pelayanan di posyandu sesuai dengan situasi /kebutuhan lokasi yang dalam kegiatannya tetap memperhatikan aspek pemberdayaan masyarakat.

Hingga saat ini, posyandu remaja masih menjadi sarana penting di dalam kegiatan remaja usia 10-19 tahun. Hasil survey terakhir di 33 provinsi pada tahun 2008 dilaporkan 63% remaja di Indonesia pada usia antara SMP dan SMA sudah melakukan hubungan seksual pranikah, ironisnya 21% diantarannya melakukan  aborsi. Presentasi remaja yang malakukan hubungan seksual pra nikah mengalami peningkatan sebelumnya.

Kegiatan Posyandu remaja dilaksanakan dengan koordinasi lintas program sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Adapun teknis pelaksanaannya dilakukan oleh Bidan Desa dan dapat bersama – sama melibatkan promkes , UKS, Imunisasi,Kesling P2P dan petugas Gizi sebagai pelaksana kegiatan.

Kegiatan Posyandu remaja dilaksanakan di luar gedung dilaksanakan pada waktu yang telah ditentukan.

kegiatan Minum TTD bersama doi Posyandu REMAJA

    CARA PELAKSANAAN KEGIATAN :

No

JENIS KEGIATAN

WAKTU

PELAKSANA

TEMPAT

1

Remaja melakukan pendaftaran

5 menit

Kader remaja

desa

2

Pengukuran TB, BB, LILA, tensi dan status gizi di

5 menit

Kader remaja

desa

3

Pencatatan hasil pemeriksaan di buku register remaja, buku kara/buku kesehatan remaja / kartu remaja ataupun buku bantu posyandu remaja

5 menit

Bidan dan kader remaja

desa

4

Melakukan konseling pada remaja dengan masalah.

10 menit

Bidan

desa

5

Kegiatan penyampaian materi kesehatan dan tambahan yang bermafaat dan positif untuk remaja sehingga menciptakan kreasi.

10 menit

Bidan , kader remaja

desa

6

Pelayanan kesehatan (misal : imunisasi, pemberian tablet tambah darah, kapsul yodium dll) , jika ada

5 menit

Bidan dan para medis

desa

7

Melakukan rujukan bila perlu

5 menit

Bidan

desa

8

Selesai melakukan posyandu, diadakan pertemuan pasca posyandu.

-

Bidan dan pengurus Posyandu Remaja

desa

9

Bidan desa mencatat hasil kegiatan program posyandu dalam buku bantu posyandu.

-

Bidan

desa




Puskesmas Kesamben Ngoro Sosialisasi Pentingnya ASI Bagi Pertumbuhan Bayi



Jaman sekarang, bagi ibu yang baru melahirkan enggan memberi air susu ibu (ASI) kepada bayinya, mungkin ada beberapa faktor yang membuat seorang ibu tidak mau menyusui bayinya.
Puskesmas Kesamben Ngoro sering mensosialisasikan betapa pentingnya ASI bagi bayi kepada masyarakat melalui Posyandu yang ada di desa-desa seperti Desa Kauman, Ngoro, Kesamben, Gajah, Sugihwaras dan Kertorejo.

Seperti yang dilakukan Kelompok Pendukung Air Susu Ibu (KP-ASI)  Posyandu Mawar Dusun Sumberbeji Desa Kesamben Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang, yang mengadakan sosialisasi kepada ibu-ibu hamil ataupun yang baru melahirkan.

Sosialisasi yang dibantu petugas dari Puskesmas Kesamben Ngoro Sri Ambarwati (Promosi Kesehatan), Erna Fardatul Husna, Amd (Bidan Desa) dan Dia Susanti ahli Gizi, Petugas memberikan arahan keharusan bagi ibu-ibu untuk menyusui bayinya yang baru dilahirkan, karena ASI banyak sekali manfaatnya pada bayi.

Manfaat ASI bagi bayi, memberi kekebalan tubuh dan mencegah infeksi pada bayi. Juga bisa meningkatkan kasih sayang antara ibu dan bayi. “Juga bisa menangkal penyakit kanker payudara,” ungkap Sri Ambarwati.(fatur)

Sumber: petisi.com